•  
  • Website Resmi RSUD ULIN Banjarmasin

PENGUMUMAN PEMENANG LELANG KSO LIS
Sabtu, 09 Maret 2013 - 17:16:49 WITA
“Selamat tinggal Mata Ikan!” Kenali Penyebab dan Atasi Mata Ikan
Diposting oleh : Pramono
Kategori: Medis - Dibaca: 16979 kali

Oleh dr.Stefani Nurhadi, RSUD Ulin Banjarmasin

Mata ikan atau dalam bahasa medisnya disebut klavus, adalah penebalan kulit yang disebabkan oleh tekanan atau gesekan. Biasanya menyebabkan nyeri saat anda berjalan. Mata ikan terdapat seperti cincin kuning muda dengan intinya berwarna abu-abu yang dapat keras (umumnya tebentuk diatas jari kaki) atau lunak (sering diantara jari-jari kaki). Ada yang menerupai mata ikan yaitu kalus (kapalan). Perbedaannya, kalus adalah penebalan kulit akibat tekanan yang batasnya lebih tidak jelas, umumnya tidak nyeri dan tidak memerlukan pengobatan. Keduanya dapat disebabkan oleh tekanan dan gesekan yang berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama. Penebalan kulit yang nyeri dan mengganggu saat berjalan perlu ditangani dan dicegah agar tidak timbul lagi. Karena hal tersebut tidak hanya dapat mengganggu kenyamanan berjalan bahkan dapat menimbulkan luka yang dalam (ulkus) hingga berdarah dan infeksi.

PENYEBAB

Penyebab mata ikan (klavus)dan kalus adalah tekanan dan gesekan berulang pada tempat yang sama dalam jangka waktu yang lama. Mata ikan bukan disebabkan oleh virus, jadi penyakit ini tidak menular. Penyebab dapat dari luar maupun dari dalam tubuh sendiri. Penyebab dari luar antara lain, pemakaian sepatu dan kaos kaki yang tidak pas (melipat/menggumpal diujungnya), sering berjalan tanpa alas kaki sehingga kaki besentuhan langsung dengan lantai yang keras. Penyebab dari tubuh sendiri antara lain tonjolan tulang berlebihan pada kaki (bone spurs), kelainan bentuk anatomi jari kaki misalnya akibat penyakit rematik (rheumatoid artritis), cara jalan abnormal (bertumpu lebih banyak pada bagian tertentu dari kaki), dan kerusakan kelenjar keringat.

 

CARA MENGATASINYA

 Mata ikan tidak memerlukan penanganan khusus bila tidak menimbulkan nyeri. Anda dapat mengurangi nyeri akibat mata ikan dengan menggunakan sepatu yang lebih lebar atau lebih panjang sesuai lokasi mata ikan. Alas kaki yang lunak dan hak yang rendah juga mengurangi sakit pada kaki. Dan untuk mengurangi gesekan dan nyeri pada kaki, anda juga dapat menggunakan ganjalan kain yang empuk pada sela-sela jari yang terkena mata ikan, maupun menggunakan bantalan tempel berperekat pada bagian yang terkena mata ikan atau bantalan khusus (cushion insoles) yang dimasukkan dalam sepatu.

ambar bantalan berperekat untuk mata ikan. (sumber: internet)        Gambar aneka bantalan khusus yang dimasukkan dalam sepatu. (sumber:internet)

Usaha lain yang dapat anda lakukan adalah dengan mengurangi ukuran mata ikan. Anda dapat menipiskan mata ikan dengan cara menggosoknya dengan batu apung, dengan terlebih dahulu merendam kaki dengan air hangat untuk melunakkan kulit yang keras tersebut. Jangan menggunting atau memotong sendiri mata ikan, terutama anda yang mengidap kencing manis (diabetes mellitus) dan kaki yang sering mati rasa, karena rawan melukai jaringan yang lebih dalam yang berakibat infeksi dan luka sukar sembuh. Ada cara praktis adalah dengan menggunakan bahan kimia /salep penghilang mata ikan yang dijual bebas tanpa resep. Biasanya mengandung asam salisilat dengan konsentrasi tertentu yang dioleskan hanya pada mata ikan (jangan terkena kulit sekitarnya).

BILAMANA PERLU PERGI KE DOKTER

Perhatian khusus bagi anda yang menderita kencing manis, penyakit pembuluh darah tepi, atau mati rasa/ baal pada kaki disarankan untuk menemui dokter anda untuk melakukan penghilangan mata ikan tersebut agar lebih aman. Juga bila cara-cara tersebut tidak membuahkan hasil, anda dapat berkonsultasi dengan dokter anda untuk dilakukan pembedahan. Pembedahan yang dilakukan dengan membuang mata ikan (dapat dilakukan oleh dokter umum/dokter kulit) atau mengurangi tonjolan tulang berlebih (oleh dokter bedah ortopedi). Adapun proses pembuangan mata ikan, langkah pertama daerah mata ikan diolesi antiseptik, kemudian dilakukan suntik bius lokal (anti nyeri) di sekitar mata ikan, kemudian diiris kecil pada tepian mata ikan, selanjutnya dikerok mata ikannya dengan menggunakan alat khusus, dan terakhir diberi antiseptik lalu dibalut. Luka akan menutup dalam beberapa hari sampai beberapa minggu.

Demikian beberapa usaha mengatasi mata ikan namun terlebih baik adalah mencegah timbulnya mata ikan berikutnya. Secara umum, mengurangi berat badan sehingga mengurangi tekanan pada kaki dan secara khusus menggunakan alas kaki yang tepat dan nyaman serta merawat kaki dengan lotion pelembab sangat baik untuk mencegah timbulnya mata ikan dikemudian hari. Sehingga anda dapat berkata, “selamat tinggal mata ikan!”